Film The Sting: Kisah Nyata Dua Pemain Judi
0 (0)

Film The Sting merupakan film yang tayang pada tahun 1973 di Amerika Serikat. Film yang disutradarai oleh George Roy Hill ini dibantu oleh David S. Ward dalam penulisan naskahnya. Film ini merupakan adaptasi dari buku The Big Con: The Story of the Confidence Man tahun 1940. Di mana kisah di dalamnya merupakan kisah nyata.

Genre film ini bersifat film dokumenter dengan rangkaian kisah yang panjang. Meskipun kisahnya panjang, film ini sangat menarik dan mampu memberikan sisi lain dari perjalanan judi antar tokohnya.

Permainan taruhan ini memiliki banyak peminat, karena permainan yang menantang otak. Namun tidak seperti di negara barat. Judi adalah hal ilegal di Indonesia, permainan seperti slot, poker pkv dan lain-lain yang berbau taruhan sangat dilarang di negara ini.

Kembali lagi kepada cerita, Bagaimana kisah perjalanan judi ini?

Kisah Panjang Dua Bersaudara

Tokoh di dalam The Sting adalah Fred dan Charley Gondorff. Mereka adalah dua bersaudara yang diperankan oleh aktor Paul Newman dan Robert Redford. Dalam film tersebut dikisahkan bahwa mereka menjalankan bisnis bersama.

Pada mulanya, bisnis yang mereka jalankan berjalan lancar. Bahkan, perusahaan mereka cukup banyak memperoleh keuntungan. Roda kehidupan kemudian berputar. Mereka ditipu oleh salah seorang yang mengaku sebagai rekan bisnis sehingga membuat usahanya bangkrut.

Setelah itu, mereka kemudian meminta bantuan pada Henry Gondorff yang merupakan penipu ulung untuk membalaskan dendamnya. Meski pada mulanya mereka kesulitan dalam membujuk Gondorff, tetapi akhirnya mereka sepakat untuk bekerja sama.

Gondorff beserta anak buahnya menyamar menjadi bandar judi dan bertekad mengalahkan sang penipu tersebut. Tentunya hal ini memiliki risiko yang cukup tinggi. Di dalam alur cerita tersebut, mereka bahkan terlibat dengan FBI dan membuat perjalanan perjudian ini makin mendebarkan.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah mereka kemudian akan berhasil mengalahkan sang penipu? Simak kisah selengkapnya di film The Sting!

Baca juga: Ulasan Film Layar Lebar Eschelon Conspiracy

Proses Produksi Film The Sting

Film The Sting merupakan salah satu film lawas yang ternyata membekas di hati para penontonnya. Film ini bahkan meraih banyak penghargaan bergengsi sehingga membuat usaha semua timnya tidak sia-sia.

Bagaimana kisah proses produksi film ini? Film ini diproduksi dengan durasi waktu yang cukup lama. Mereka melakukan syuting dengan melibatkan banyak lokasi sekaligus. Film ini memiliki fokus lokasi di Pasadena, kawasan California. Tujuannya adalah memperlihatkan kesan Amerika yang sangat kental.

Beberapa bagian lain dalam film ini juga harus syuting di Universal Studios backlot dengan latar West Virginia dan dermaga Santa Monica. Dengan pilihan ini, sutradara yang kala itu memegang proyek ini memiliki alasan untuk menghemat biaya produksi.

Keuntungan yang diperoleh dalam tayangnya film ini adalah $ 160 juta (jika dikonversikan saat ini adalah $ 800 juta). Dengan jumlah tersebut, membuat film ini masuk ke dalam jajaran film dengan penghasilan kotor tertinggi di Amerika Serikat.

Penghargaan Film yang Memuaskan

Film The Sting ini memperoleh banyak penghargaan di bidangnya. Banyak sekali ulasan yang memuji film ini. Beberapa kali ulasan juga muncul di The New York Times yang membahas perihal visual maupun alur ceritanya.

The Sting masuk ke dalam  United States National Film Registry by the Library of Congress di tahun 2005. Alasannya adalah film ini mengangkat budaya, historis, dan estetika dalam kehidupan masyarakat Amerika.

Film ini juga menyabet 7 penghargaan dan 3 nominasi di academy awards ke 46. Julia Phillips selaku produser dari film ini bahkan menerima nominasi sebagai produser wanita pertama yang memenangkan kategori film terbaik.

Selain itu, George Roy Hill juga memperoleh predikat sutradara terbaik di penghargaan ini bersama David S. Ward selaku penulis naskah terbaik. Selain di academy awards, The Sting juga memenangkan penghargaan film di acara Golden Globe dan juga WGA.

Dengan berbagai penghargaan ini, film ini mampu memberikan pandangan lain tentang kehidupan di balik kehidupan judi. Tertarik untuk menontonnya?

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Rekomendasi Film Judi
0 (0)

Di saat PSSB seperti ini mungkin membosankan kalau hanya melakukan aktivitas itu-itu saja dirumah. Disaat jenuh dengan pekerjaan kantor, pekerjaan rumah maupun yang lain.

Mungkin refreshing dengan menonton film adalah pilihan yang tepat. Begitu banyak film mengasyikkan yang dapat kamu tonton. Begitu banyak pula genre film yang muncul di aplikasi atau situs tempat kamu menonton.

Mungkin dari kalian ada yang menyukai film bertema perjudian. Ya film seperti ini tidak kalah menegangkan dari film lain loh. Bahkan film judi juga sering dibumbuhi adegan laga seperti film action.

Namun harus diingat bahwa permainan judi dilarang di Indonesia. Kamu harus tetap menghindarinya. Menghindar dari mengunjungi situs judi online seperti pkv games, dll.

Nah berikut rekomendasi Film dari kami;

Daftar Film Perjudian Dunia

Casino Royale (2006) 

Apakah Anda suka film James Bond klasik? Jika demikian, Anda akan menyukai Casino Royale. Ini mengikuti agen rookie James Bond, yang memulai misi pertamanya sebagai 007, di mana ia harus mengalahkan Le Chiffre, yang merupakan bankir untuk organisasi teroris dunia. 

Ketika Secret Intelligence mengungkapkan bahwa Le Chiffre berencana untuk mengumpulkan uang dalam permainan poker berisiko tinggi, terserah Bond untuk bermain melawan dan mengalahkannya, yang akan menyebabkan kehancuran organisasi kejahatannya. 

Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut permainan poker Agen 07, silakan kunjungi entri blog kami yang didedikasikan untuk The Casino Royale Poker Scene . Casino Royale juga merupakan film pertama Daniel Craig sebagai James Bond dan bisa dibilang salah satu yang terbaik dalam franchise ini. Ini menunjukkan agen legendaris dalam cahaya baru dan mengekspos permainan kasino swasta berisiko tinggi yang glamor.

Ocean’s 11 (2001) 

Ocean’s 11 tidak diragukan lagi adalah salah satu film perampokan terbaik dan paling menghibur. Ini menceritakan kisah Danny Ocean yang melanggar pembebasan bersyaratnya segera setelah dibebaskan dari penjara dan melakukan perjalanan ke Las Vegas, di mana dengan bantuan teman-teman lama dan kenalannya berencana untuk secara bersamaan merampok kasino The Bellagio, The Mirage, dan MGM Grand, semuanya. yang dimiliki oleh saingannya Terry Benedict. Disutradarai oleh Steven Soderbergh, film ini diperhitungkan dengan penampilan megah George Clooney, Brad Pitt, Andy Garcia, Matt Roberts, Julia Roberts, Bernie Mac, dan lainnya. Selain mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, Ocean’s 11 juga mendapatkan berbagai nominasi penghargaan film yang memang pantas mendapatkan penghargaan.

Fear and Loathing in Las Vegas

Sebelum karakter uniknya yang penuh warna, Johnny Depp melakukan penampilan luar biasa sebagai Raoul Duke yang pergi ke Las Vegas untuk mencari impian Amerika bersama dengan seorang pengacara psikotik.

Adaptasi dari novel Hunter S. Thompson dengan judul yang sama mengikuti perjalanan psikedelik mereka, yang diresapi dengan berbagai jenis obat-obatan dan alkohol. Duo ini gagal mencapai tujuan impian Amerika mereka, bertemu dengan pejalan kaki yang kecewa, penjudi, dan tentu saja petugas polisi aneh dalam serangkaian pengalaman nyata, karena zat memabukkan secara bertahap mulai berlaku.

Baca juga: 11 Film Judi Barat Terbaik: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Molly’s Game (2017)

Molly’s Game adalah film drama kriminal biografi Amerika yang didasarkan pada kisah nyata Molly Bloom. Protagonis yang ditafsirkan oleh Jessica Chastain adalah pemain ski mogul kelas dunia yang terpaksa melepaskan karirnya setelah dia terluka parah saat acara kualifikasi untuk Olimpiade Musim Dingin 2002. 

Alih-alih mengikuti rencana awalnya untuk menghadiri sekolah hukum, Molly memutuskan untuk pindah ke Los Angeles di mana dia perlahan-lahan diperkenalkan ke dunia poker bawah tanah. 

Dia menjalankan beberapa permainan poker paling eksklusif di dunia selama satu dekade sampai dia ditangkap oleh 17 agen FBI. Film ini tidak diragukan lagi adalah mahakarya, dinominasikan untuk banyak penghargaan.Itu juga dihitung dengan penampilan bintang Idris Elba, Michael Cera, Kevin Costner dan Jeremy Strong. Ingin tahu lebih banyak tentang kisah menarik ini? Baca artikel khusus kami tentang kisah nyata Molly Bloom .

Rounders (1998) 

Oke, apa yang kita punya di sini – John Malkovich memerankan mafia Rusia mental dan Will Hunting dengan twist berhadapan dalam permainan kepala tanpa batas Texas Hold’em. 

Apakah lebih baik? Film ini mengeksplorasi sisi suram dari kecanduan dengan cara yang acuh tak acuh. Pertunjukan brilian oleh Malkovich dan Matt Damon menunjukkan bahwa tidak ada yang glamor tentang pesona mual dengan bahaya dan aliran adrenalin yang berumur pendek yang disebabkan oleh ketakutan dan sensasi dalam perjudian. 

Humor kelam dalam neo-noir ini, bagaimanapun, mencegah Anda untuk merenungkan ketidakberartian hidup dan sifat manusia yang tidak sempurna karena Anda tidak bisa menjadi filosofis saat menonton seorang gangster mengunyah biskuit, bukan?

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Mengaku Fans Berat Brad Pitt? Tonton Film Judi Killing Them Softly Ini
5 (2)

film judi Killing Them Softly
sumber: thecinemascopecat.blogspot.com

Siapa yang tak kenal dengan aktor ganteng Brad Pitt. Mantan suami aktris cantik Angelina Jolie ini memang tak diragukan lagi kemampuan aktingnya. Ada puluhan film layar lebar, mulai dari film yang bergenre romantis sampai film bergenre action, telah dimainkannya. Salah satunya film judi Killing Them Softly ini.

Film judi ini adalah film adaptasi sebuah novel yang berjudul Cogan’s Trade karya penulis fiksi kenamaan George V. Higgins. Keduanya menceritakan tentang seorang penegak hukum yang bernama Jackie Cogan yang diperankan oleh Brad Pitt

Sinopsis Film Judi Killing Them Softly

Cogan, dalam film judi ini, disewa oleh salah seorang Mob terkenal di daerahnya untuk menyelidiki kasus pencurian yang kerap terjadi di kasino. Mob rupanya tak ingin mengalami kerugian akibat aksi pencurian, khususnya pencurian saat permainan poker sedang dimainkan.

Mob menduga aksi pencurian ini dilakukan oleh tiga orang yang turut menjadi pemain di meja poker miliknya. Tiga pemain ini sangat pintar dalam menjalankan aksinya sehingga lambat laun dikhawatirkan akan menjadi ancaman bagi bisnis kriminal lokal yang biasanya dijalankan oleh para Mob. Intinya, para Mob tidak ingin ‘bisnis’ mereka tersaingi oleh penjahat-penjahat kelas teri seperti tiga pencuri tadi.

Dalam film judi ini, ada sebuah adegan yang menayangkan aksi perampokan yang dilakukan oleh Johnny Amato (diperankan oleh Vincent Curatola). Aksi ini terbilang sangat berani karena yang dirampok adalah permainan poker milik sekelompok mafia besar. Saat itu, Amerika sedang mengalami krisis keuangan besar. Di momen yang bersamaan, Amerika juga sedang ‘hajatan’ dalam rangka pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2008.

Amato rupanya mengajak dua rekannya, Frankie dan Russell, untuk bergabung dengan dirinya. Masing-masing dari rekan Amato ini juga memiliki riwayat kriminal yang tak main-main. Russell adalah seorang pecandu heroin yang pernah nekat mencuri seekor anjing trah hanya demi uang. Sedang Frankie yang tak lain adalah rekan bisnis Amato pernah terlibat dalam aksi penipuan. 

Permainan poker itu sendiri dipimpin oleh Markie Trattman yang rupanya sudah mengetahui rencana perampokan ini. Bahkan ia juga telah membayar dua orang lainnya untuk melakukan aksi perampokan game poker miliknya.

Amato mengatakan pada Markie bahwa dirinya akan dijadikan tersangka kasus ini. Mafia juga tak segan untuk membunuhnya. Sementara  Russell dan Frankie tetap dengan aksinya dan kabur sambil membawa uang hasil rampokan. 

Apakah Cogan berhasil menyelidiki kasus ini? Jika kalian penasaran dengan plot lengkapnya, segera tonton Killing Them Softly bersama keluarga tercinta. 

Tentang Killing Them Softly

Film judi ini bisa dibilang seru dan sangat menghibur terutama bagi kalian yang memang sangat suka dengan film bergenre action. Film garapan sutradara Andrew Dominik ini rilis untuk pertama kalinya pada tanggal 22 Mei 2012 dan telah menjadi salah satu nominasi ajang Festival Film Cannes tahun 2012. 

Sedang di negaranya sendiri, film dengan judul Killing Them Softly ini rilis bulan November di tahun yang sama. Tidak diketahui mengapa tanggal perilisan di AS dibuat berbeda bahkan cenderung lebih lambat bila dibandingkan di negara-negara lain.

Killing Them Softly tercatat memiliki durasi tayang 97 menit. Film produksi The Weinstein Company ini berhasil meraup pendapatan yang wah, yaitu 13, 5 juta USD. Bagaimana dengan rate-nya? Menurut IMDB, film judi ini mendapatkan rate yang lumayan bagus, yaitu 6.2 dari nilai 10, sedang dari Rotten Tomatoes, film ini diberi skor 73% dan 44 % dari viewers. Lumayan juga.

Cast Killing Them Softly

Selain Brad Pitt, ada sejumlah aktor hebat lainnya yang ditugaskan oleh sang sutradara untuk menjadi lawan main Pitt. Sebut saja salah satu aktor yang paling terkenal Ray Liotta. Wajah sang aktor memang sangat familiar karena memang ia sering memainkan banyak peran di banyak film layar lebar juga. 

Ada juga aktor-aktor lainnya seperti James Gandolfini yang memerankan Mickey, Scoot Mcnairy yang memerankan Frankie, Ben Mendelsohn yang memerankan Russell, Richard Jenkins yang memerankan seorang driver, Vincent Curatola yang memerankan Johnny Amato, sam Shepard yang memerankan Dillon, dan masih banyak lainnya. 

Karena film ini termasuk film lama, sudah ada beberapa stasiun TV swasta kita yang pernah menayangkannya. Nah, jika kalian penasaran seperti apa alur cerita secara lengkap, kalian dapat menontonnya via streaming di situs-situs yang menyediakan link khusus untuk menonton film secara online. 

Killing Them Softly memang menjadi salah satu rekomendasi film yang menarik untuk ditonton bersama orang-orang tercinta. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Film ini juga bisa menjadi hiburan yang pas untuk mengisi waktu luang kalian usai lelah bekerja. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 5]

Penggemar James Bond? Wajib Tonton Film Judi Casino Royale
5 (1)

film judi casino royale
sumber: allterrain.com

Film Casino Royale langsung booming pasca dirilisnya film ini secara resmi oleh Netflix sekitar September 2018 lalu. Sebenarnya, film ini adalah film judi Casino Royale yang memang penuh dengan aksi laga di setiap adegan. Kadang film juga memperlihatkan trik-trik berjudi dari tokoh antagonis dan protagonis dalam film.

Film judi Casino Royale sendiri menceritakan tentang seorang mata-mata yang ditugaskan secara khusus untuk mengintai seorang bankir yang ternyata adalah bagian dari sindikat teroris dunia. Film garapan sutradara Martin Campbell dan ditulis oleh Neal Purvis dan Paul Haggins ini mengajak aktor kawakan Daniel Craig untuk memerankan tokoh utama, yaitu James Bond, Sang Agen 007. 

Sebenarnya Casino Royale ini sebelumnya sudah pernah rilis di tahun 2006 lalu. Ada begitu banyak respon positif pasca perilisan ini. Ribuan bahkan jutaan komentar positif ditujukan untuk film bergenre action ini. Bahkan pendapatan yang diperoleh hingga hari terakhir pemutaran film ini telah mencapai 606 juta USD. 

Dengan jumlah pendapatan sebesar itu, Casino Royale telah tercatat sebagai film layar lebar dengan pendapatan kotor paling besar tahun itu. Film ini pun dibuat sekuelnya, yaitu Sky Fall yang rilis di tahun 2012 lalu. 

Sinopsis Film Judi Casino Royale

Film judi Casino Royale ini mengisahkan awal perjalanan seorang James Bond sebagai agen 007. Misi pertama Bond adalah membunuh seorang bankir bernama Le Chiffre. Setelah diselidiki, Le Chiffre adalah salah satu anggota sindikat teroris terbesar di dunia. Profesinya sebagai bankir ia manfaatkan untuk mengelola keuangan yang nantinya akan digunakan untuk berbagai aksi teror yang sudah direncanakan. 

Le Chiffre rupanya memiliki misi untuk berkunjung ke Casino Royale. Ia bertindak sebagai salah satu pemain di meja poker untuk memperoleh dana. Dana dari hasil bermain poker ini nantinya akan disalurkan ke sindikat teroris. 

Nah, misi Bond adalah menjadi lawan terberat Le Chiffre sekaligus menangkap Le Chiffre atau bahkan membunuhnya. Dalam film judi Casino Royale juga dikisahkan sebuah momen di mana Bond bertemu dengan Vesper Lynd. Paras Lynd yang cantik serta didukung dengan penampilannya yang seksi membuat Bond jatuh cinta. Sayangnya, Bond harus menghadapi pengkhianatan sekaligus ancaman di tengah kehidupan percintaannya yang menarik. 

Cast Casino Royale

Sang sutradara film judi Casino Royale ini menggandeng sejumlah aktor dan aktris ternama. Sebut saja salah satunya adalah Eva Green yang memerankan tokoh Vesper Lynd. Aktingnya begitu memukau. Parasnya yang cantik dan perawakannya yang seksi berhasil membuat film ini seru untuk ditonton. 

Ada juga aktor senior Mad Mikkelsen yang berperan sebagai antagonis Le Chiffre. Siapa yang tak kenal dengan aktor yang satu ini. Mad merupakan seorang aktor kawakan yang sudah sering malang melintang di dunia perfilman khususnya Hollywood. Ada ratusan judul film yang telah dimainkannya. Sebagai aktor yang sangat berpengalaman, Mad sudah khatam dengan berbagai jenis karakter atau sifat dalam film-film yang pernah dimainkannya. 

Menurut kami, team penulis, ketiga casts di atas adalah pemeran kunci yang sangat menentukan alur cerita. Meski begitu, film judi Casino Royale ini juga tak bisa lepas dari peranan beberapa casts sebagai pemeran pendukung. Ada beberapa nama cast yang turut berkontribusi dalam film ini. Sebut saja Judi Dench, Jeffrey Wright, Giancarlo Giannini, Caterina Murino, Simon Abkarian, Isaach De Bankole, dan masih banyak lainnya. 

Seputar Film

Film Casino Royale versi non-Netflix dirilis pada tanggal 17 November 2006 lalu. Film ini disutradarai oleh Martin Campbell, sedang script-nya ditulis oleh team yang beranggotakan Paul Haggins, Neal Purvis, Robert Wade, dan Ian Fleming. Durasi film kurang lebih 144 menit.

Film Casino Royale ini termasuk dalam kategori genre action namun ada sedikit drama. Film ini juga diproduksi oleh rumah produksi ternama yaitu Columbia Pictures berkolaborasi dengan Eon Productions dan Casino Royale Productions. 

Kalian pasti penasaran dengan biaya produksi film action ini. Kabarnya, film ini menelan biaya produksi sebesar 150 juta USD. Biaya produksi ini mungkin tak seberapa bila dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh. Keuntungan yang diperoleh pasca rilisnya film ini mencapai 609 juta USD lebih. Dan film ini mendapat rating IMDB 8.0. Sungguh luar biasa. Dengan rating ini, sudah pasti film ini sangat recommended untuk ditonton beramai-ramai bersama keluarga tercinta. 

Adakah diantara kalian yang belum nonton film judi Casino Royale ini? Bagi kalian yang belum nonton, segera tonton filmnya untuk mengisi waktu luang di tengah masa pandemi seperti sekarang ini. Lebih baik diam diri di rumah sambil nonton daripada kena razia Satpol PP karena berkerumun. Selamat menonton dan stay safe, stay health

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Kisah Pejuang Beasiswa Blackjack dalam Film Judi 21, Inspiratif!
5 (1)

film judi 21
sumber: youtube.com

Apa yang akan kalian lakukan seandainya kalian ingin berkuliah di kampus favorit tapi tak punya biaya cukup untuk kuliah di sana? Dengan beasiswa dong. Mendapatkan beasiswa di kampus bergengsi dan favorit tidaklah mudah. Kita harus bersaing ketat dengan calon mahasiswa pintar lainnya. Nah, kisah yang sama juga dialami oleh anak muda bernama Ben Campbell dalam film judi berjudul 21. 

Sinopsis Film Judi 21

Film judi 21 ini mengisahkan tokoh Ben Campbell. Ben adalah seorang mahasiswa baru yang baru saja diterima di salah satu universitas terfavorit di Amerika Serikat. Sayangnya, kemampuan finansial keluarganya tak memungkinkan Ben untuk terus berkuliah di kampus tersebut. 

Berbagai cara Ben lakukan agar dirinya dapat melanjutkan pendidikannya di sekolah medis di Harvard Medical School. Untuk melunasi biaya sekolahnya yang mencapai 300.000 USD, Ben rela bekerja menjadi part-timer. Dari hasil kerja sampingannya ini, Ben menabung sediki demi sedikit. Ben juga telah mendaftar sejumlah beasiswa. Sayangnya Ben sulit mendapatkan beasiswa karena pesaingnya sangat banyak. 

Dalam film judi berjudul 21 ini, dikisahkan bahwa rektor Harvard Medical School melihat tekad seorang Ben yang begitu menginginkan bersekolah di sekolahnya. Ia lalu membuat penawaran dengan Ben yaitu jika Ben memiliki faktor X, sang rektor siap memberikan beasiswa untuk Ben.

Ben yang dibintangi oleh aktor muda dan tampan Jim Sturgess ini akhirnya menerima tawaran tersebut. Ben yang juga sangat jago Matematika mendapat tantangan baru dari sang rektor. Ia diminta untuk memainkan blackjack secara langsung di Las Vegas. 

Pertemuan Mickey-Ben

Mickey Rosa, seorang profesor Matematika dalam film judi 21 ini, melihat bakat Ben yang sangat jenius dalam berhitung. Kemampuan Matematika Ben di atas rata-rata, pikirnya. Sang profesor yang mengagumi kepintaran Ben merasa bahwa anak muda ini memiliki bakat yang sangat luar biasa. Ia kemudian mengajak Ben untuk bergabung dengan kelompok pemain Blackjack besutannya. 

Pertemuan tiap pertemuan diikuti oleh Ben selepas jam kuliah. Dari komunitas baru ini, bakat bermain Blackjack yang dimiliki oleh Ben berkembang. Bersama beberapa kawan barunya seperti Jill Taylor, Choi, Kianna, dan Fisher, Ben diajarkan berbagai trik memainkan blackjack oleh Profesor Mickey.

Tentu yang diajarkan oleh Profesor Mickey bukanlah permainan kartu Blackjack biasa. Melainkan permainan blackjack dengan perhitungan statistik dan peluang. Padahal, di dalam dunia kasino, cara-cara ini tidak diperbolehkan. Bahkan cara ini dianggap cara paling curang dibandingkan dengan menandai kartu. 

Tiap akhir pekan, Ben dan kawan-kawannya menghabiskan waktunya di Las Vegas. Dengan berbekal tanda pengenal palsu yang telah disiapkan oleh Mickey, mereka bebas keluar-masuk kasino di Las Vegas. Mereka juga mendapat fasilitas mewah seperti menginap di hotel mewah yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Mickey. 

Dalam film judi berjudul 21 ini, Ben dan kawan-kawannya menunjukan aksi bermain blackjack yang sangat cerdas. Kasino dibuat kaget dengan sederet kemenangan yang diraih oleh anak didik Mickey Rose ini. 

Akibat menanggung kerugian yang besar, seorang kepala sekuriti di kasino tersebut kemudian menganalisa permainan Ben dan teman-temannya. Cole Williams, sang kepala sekuriti mencurigai sekelompok anak muda ini. Di sisi lain, Ben berselisih dengan Mickey. Ben mengatakan bahwa Mickey adalah orang yang manipulatif dan serakah. 

Konflik

Ben mengatakan pada teman-temannya bahwa Mickey tidak memberikan profit sesuai dengan bagian yang sudah disepakati sejak awal. Karena kesal, Mickey kemudian berencana menjebak Ben. Dengan jebakan ini, Ben berhasil diamankan oleh Cole. 

Bersama kawan-kawannya, Ben akhirnya membuat kesepakatan dengan Mickey. Ben sebelumnya memberitahu Cole bahwa Mickey adalah otak dibalik aksi mereka. Dengan bantuan Cole ini, Mickey dibuat jera dan tak lagi mengganggu Ben dan kawan-kawannya. 

Usai menjalani hari-hari yang melelahkan di Las Vegas, Ben lalu membuat jurnal khusus yang menceritakan pengalamannya sebagai pemain Blackjack di sebuah kasino mewah di Vegas. Ia gunakan jurnal ini sebagai salah satu lampiran yang nantinya akan dikirimkan ke rektor Harvard Medical School. Film judi berjudul 21 ini pun berakhir gembira. Ben berhasil mendapatkan beasiswa dan meneruskan pendidikannya di sekolah impiannya. 

Dan tahukah kalian. Film judi berjudul 21 ini diangkat dari sebuah novel kisah nyata yang berjudul Bringing Down the House karya Ben Mezrich. Secara keseluruhan, film ini sangat inspiratif. Untuk menambahkan suasana dramatis, film ini didukung dengan musik yang diaransemen oleh david Sardy. 

Kemudian untuk efek sinematografi, Russell Carpenter memang jagonya. Ada juga bagian editing yang dikerjakan oleh tangan-tangan terampil seorang Elliot Graham. Kemudian ada juga aktris dan aktor pendukung dalam film ini yang turut meramaikan suasana dalam cerita. Sebut saja ada Kate Bosworth, Kevin Spacey, Laurence Fishburne, dan Kieu Chinh. 

Nah, kalian yang masih penasaran dengan alur cerita seutuhnya, tak ada salahnya untuk menonton film judi 21 ini. Selamat menonton. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Film Bandar Judi Molly’s Game: Ungkap Jatuh-Bangun Kehidupan Figur Nyata Molly Bloom
5 (1)

film bandar judi
sumber: youtube.com

Terkadang ada beberapa film bandar judi yang inspiratif seperti film yang akan diulas oleh team penulis hari ini. Mungkin bagi kalian penyuka film judi, kalian tentu familiar dengan film ini. Coba tebak film apa yang kita maksud? Iya benar. Molly’s Game. 

Molly’s Game bisa dibilang sebagai satu-satunya film bandar judi yang cukup inspiratif karena menggambarkan kegigihan seorang Molly Bloom untuk meraih mimpinya sebagai seorang atlet ski. Film keren ini tentu digarap oleh sutradara keren juga yang sebelumnya sukses merilis film biografi Steve Job tahun 2015 lalu. 

Sinopsis Film Bandar Judi Molly’s Game

Aaron Sorkin, sang sutradara, tampaknya memang lebih tertarik untuk menggarap film yang terinspirasi dari tokoh nyata yang umumnya dikenal oleh publik. Molly Bloom sendiri adalah seorang atlet ski di dunia nyata. Ia terpaksa menghadapi kenyataan pahit ketika ia gagal berangkat ke salah satu ajang pesta olahraga terbesar dunia, Olimpiade 2002. Ia gagal mengikuti Olimpiade karena cedera yang dideritanya telah mengubur impian Molly sebagai atlet ski profesional. 

Cedera yang dialami Molly juga telah membuat hubungannya dengan sang ayah, Larry Bloom (Kevin Costner), renggang. Larry dalam film bandar judi ini memang digambarkan sebagai figur ayah yang keras dan obsesif. Ia kerap kali menuntut puterinya untuk tampil yang terbaik di setiap turnamen ski es. 

Pasca mengetahui kenyataan pahit ini, Molly lalu pindah ke LA untuk menenangkan diri sekaligus melanjutkan sekolah. Molly akhirnya bekerja sebagai pelayan di sebuah klub malam. Ia lantas bertemu dengan Dean yang tak lain adalah seorang developer sukses. Dean kemudian merekrut Molly menjadi asistennya. 

Molly-Poker dalam Film Bandar Judi Molly’s Game

Selama bekerja dengan Dean, ia sering mendampingi Dean bermain poker terselubung di sebuah casino. Dari rutinitas ini, Dean lalu mengajarkan teknik bermain poker dan bagaimana cara mengelola permainan poker. Karena Molly adalah pribadi yang cepat belajar, hanya dalam waktu singkat, ia pandai bermain poker. 

Singkat cerita, Molly menjadi gemar bermain poker. Ia bahkan mengenal beberapa pemain poker hebat yang sebagian besar adalah jutawan dan public figure. Bahkan ada salah satu lawannya yang memiliki kode nama Player X yang tak lain adalah seorang aktor ternama. Tak disangka, Molly begitu pandai memainkan poker. Tak butuh waktu lama, Molly menjadi pemain poker sukses.

Di sisi lain, karir Molly sebagai asisten Dean tidak berjalan mulus. Ia dipecat dengan alasan yang tidak masuk akal. Tak ingin lama larut dalam keterpurukan, Molly kemudian berinisiatif untuk membangun sebuah bisnis poker terselubung.

Berbekal data yang berisi nama dan kontak para pemain poker, ia lalu mulai merintis bisnis barunya. Ia merekrut beberapa wanita cantik dan seksi sebagai pelengkap bisnis casino miliknya. Ia juga mengundang beberapa kawan yang dulu pernah bermain poker bersamanya, termasuk Player X. 

Rupanya bisnis casino yang dirintis oleh Molly ini sangat sukses. Ada banyak jutawan yang tertarik bermain poker di casinonya. Perlahan, Molly juga mulai mengenali pribadi tiap pemain sehingga Molly mudah mendekati mereka.  

Molly Berurusan dengan FBI

Pada film bandar judi Molly’s Game, diceritakan juga karir Molly yang begitu gemilang. Kesuksesan Molly ini rupanya memicu FBI untuk menyelidiki kehidupan Molly secara diam-diam. Menurut FBI, ada dugaan bahwa Molly terlibat judi dengan mafia besar, yaitu mafia Rusia. Satu per satu ujian datang kepada Molly. Apartemen Molly menjadi target perampokan. Kondisi keuangan Molly pun kritis akibat perampokan.

Tak lama kemudian, Molly ‘diamankan’ oleh FBI. Untuk membela dirinya, ia lalu merekrut seorang pengacara yang bernama Charlie Jaffrey yang diperankan oleh Idris Elba. Awalnya Charlie tak bersedia mendampingi Molly dengan alasan Molly tak mampu untuk membayarnya. Namun melihat kegigihan sekaligus kerapuhan Molly, Charlie akhirnya bersedia menjadi kuasa hukum Molly.

Seputar Film & Aktris Jessica Chastain

Film bandar judi Molly’s Game ini sangat menarik karena film ini terinspirasi dari sebuah buku yang ditulis oleh Molly Bloom sendiri. Dengan membaca buku aslinya, Aaron Sorkin sepertinya tahu trik atau cara membuat skenario yang tidak membosankan dan cenderung kuat dan dalam terkait dengan tokoh Molly.

Respon viewers tentang film ini juga sangat positif. Meski memiliki alur cerita yang cukup lambat, tetapi Aaron berhasil membuat gambaran seorang tokoh Molly secara utuh, mulai perjuangannya dalam memperbaiki karir dan hidupnya, lalu jatuh dan terhempas lagi. Aaron, melalui film Molly’s Game ini mendapat ganjaran berupa nominasi Golden Globes dan nominasi Oscar 2018.

Molly’s Game tampaknya tak akan sekeren ini tanpa Jessica Chastain. Iyap! Jessica Chastain memang sangat cocok untuk memerankan tokoh Molly Bloom. Ia menggambarkan karakter wanita yang kuat, berprinsip, dan mandiri. Namun sebenarnya Molly juga pribadi yang sangat rapuh. 

Penokohan ini dibawakan dengan sangat apik oleh Jessica. Berkat aktingnya ini, Jessica masuk dalam daftar nominasi Golden Globes Awards di tahun 2018 lalu. Wah, sungguh luar biasa. Siapa diantara kalian yang begitu mengidolakan Jessica Chastain? Kami, team penulis adalah fans berat Jessica loh. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Film Judi Ocean’s Eleven: Tontonan Wajib Penyuka Aksi Bandit Era 60an
5 (1)

film judi Ocean's Eleven
sumber: amazon.co.uk

Umumnya casino bukanlah tempat yang dilengkapi dengan sistem keamanan berstandar biasa. Apalagi casino-casino besar seperti yang ada di Las Vegas. Hanya orang tak waras yang memiliki ide untuk merampok kasino besar dengan segala risikonya. Nah, cerita yang sama juga diangkat menjadi sebuah film judi Ocean’s Eleven. 

Sinopsis Film Judi Ocean’s Eleven

Film judi Ocean’s Eleven menceritakan tokoh utama, Danny Ocean. Ia adalah residivis yang baru saja menghirup udara bebas. Ia rupanya telah lama memiliki rencana untuk merampok 3 casino besar yang ketiganya terhubung dengan ruangan khusus yang berfungsi sebagai brankas raksasa. Ketiga casino plus brankasnya ini adalah milik seorang pengusaha kaya yang bernama Terry Benedict. 

Agar rencana perampokan ini berhasil, Danny lalu merekrut Rusty. Meski awalnya Rusty menolak dan menganggap ide perampokan ini adalah ide gila, pada akhirnya ia menerima tawaran Danny. Keduanya lalu merekrut Reuben yang tak lain adalah seorang pengusaha sekaligus pesaing terberat Benedict. Reuben diminta sebagai penyandang dana untuk aksi perampokan dalam film judi Ocean’s Eleven. 

Usai melakukan kesepakatan dengan Reuben, Danny dan Rusty merekrut lagi 10 orang lagi guna membantu mereka saat aksi perampokan berlangsung. Kesepuluh orang yang direkrut ini memiliki profesi yang berbeda-beda. Sebut saja pemain sirkus, basher (profesi peledak), ahli komputer, dan para penyusup yang jumlahnya paling banyak di antara profesi lainnya. Dengan kesepuluh anggota baru ini, Danny kini memiliki ‘kesebelasan’ yang siap beraksi. 

Seputar Film Judi Ocean’s Eleven

Secara umum, film judi Ocean’s Eleven tak jauh berbeda dengan kebanyakan film Hollywood bergenre action lainnya. Plot ceritanya sungguh klasik dan bisa dibilang klise. Bahkan banyak kritikus film yang mengatakan bahwa Ocean’s Eleven adalah film yang dibuat untuk memenuhi selera pasar. 

Ide cerita perampokan casino dalam film judi Ocean’s Eleven ini bisa dianggap sebagai ide cerita yang mainstream, apalagi di kancah dunia perfilman Hollywood. Beruntungnya, adegan-adegan perampokan dalam film judi terbaik ini dikemas dengan sangat apik dan serius oleh sang sutradara, Steven Soderbergh.

Bagi kalian yang sudah pernah menonton, adegan perampokan dalam film ini sama sekali tidak menunjukan aksi-aksi kekerasan seperti yang mungkin pernah kita bayangkan sebelumnya. Hanya saja, adegan-adegan ini dibuat rumit. Siapapun yang tidak memperhatikan adegan perampokan dengan detail, sudah pasti akan bingung. 

Menariknya lagi, adegan perampokan yang terdapat pada alur cerita film judi Ocean’s Eleven ini ditampilkan dalam timing yang sangat tepat. Antar anggota ‘kesebelasan’ beraksi dengan menjalankan tugas masing-masing dan dengan detail timing yang berurutan dan pas. 

Misal, ada yang bertugas mengalihkan perhatian sekaligus membuat sibuk karyawan casino, termasuk sang pemilik, Terry Benedict. Kemudian ada juga yang bertugas memasuki brankas. Nah, untuk tugas yang satu ini, diperlukan dua orang; satu orang bertugas membuka brankas dari dalam dan satu orang lainnya membuka brankas dari luar. 

Untuk mencegah alarm berbunyi, Basher alias sang peledak bertugas untuk mematikan aliran listrik seluruh kota. Dari aksi Basher ini, tak hanya listrik seluruh kota saja yang padam, melainkan sensor keamanan yang terpasang di ketiga casino juga ikut mati. 

Listrik padam juga menyebabkan keributan sana-sini, termasuk di dalam casino. Petugas keamanan juga terlihat sibuk mengatasi keributan ini. Di ruangan lain, Danny sudah bersiap dengan brankas palsu yang sudah dibuat semirip mungkin dengan brankas yang asli. Bagaimana dengan kamera pengawas? Tentu soal kamera pengawas sudah ditangani oleh si ahli komputer, Livingston.

Konflik

Film judi Ocean’s Eleven tak hanya menayangkan aksi perampokan ‘halus’ yang dilakukan oleh Danny dan team, melainkan juga menampilkan konflik personal yang mempengaruhi alur cerita dalam film. Misal, ada adegan di mana Rusty baru saja mengetahui bahwa Tess, mantan istri Danny, rupanya memiliki affair dengan Terry. Dari sini muncul konflik intern antara Rusty dan Danny. Rusty menuduh bahwa Danny merencanakan aksi perampokan ini karena dilatarbelakangi oleh rasa dendam terhadap Terry. 

Soderbergh, sang sutradara, tampaknya berhasil menggarap film judi terbaik ini dengan sangat baik. Sebagai seorang sutradara senior, ia tetap mempertahankan gaya dan idealisme-nya. Sepertinya Soderbergh tidak terpengaruh dengan selera pasars perfilman saat ini. Ia tidak perlu ‘mengemis’ kepada publik dengan cara mengikuti tren perfilman yang sedang digandrungi oleh masyarakat jaman sekarang. 

Sikap idealis sang sutradara juga terlihat dari harapan terbesarnya bahwa gaya filmnya ini tidak ingin banyak diikuti oleh sineas-sineas lain. Tujuannya hanya satu: agar film-film garapannya memiliki ciri khas yang otentik dan unik. 

Yang paling menarik adalah meski film judi Ocean’s Eleven ini kesannya mendapatkan tempat yang spesial di mata Soderbergh, film ini tetap laris manis di box office. Para aktor dan aktris yang dilibatkan juga tak main-main. Melalui penokohan yang dibawakan para aktor dan aktris ini, Ocean’s Eleven memberi warna yang berbeda bagi para fans film-film garapan Soderbergh. Bukan lagi film tentang satire terhadap kehidupan politik maupun sosial, melainkan aksi-aksi serombongan bandit yang pernah nge-hits di era 1960an. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Film Judi The Gambler: Film Remake yang Fresh dan lebih Greget
5 (1)

film judi The Gambler
sumber: tribunneweswiki.com

Bisa dibilang film judi The Gambler adalah salah satu remake film terbaik. Siapa lagi jika bukan sineas Rupert Wyatt yang menggarapnya. Isi kepala sineas Rupert Wyatt ini memang ajaib. Usai sukses dengan dua sekuel film Installment Reboot dan Rise of the Planet of the Apes dari film lawas yang sangat kondang, Planet of the Apes, ia mendulang kesuksesan untuk kedua kalinya melalui karya film jeniusnya, yaitu The Gambler. 

Film judi The Gambler ini rilis tahun 2011 lalu dan langsung mendapat respon positif dari para pecinta film layar lebar. Menurut sebagian besar pecinta film, The Gambler pantas menuai banyak pujian karena unggul baik dari segi komersil maupun kualitas. Perilisan film ini sekaligus menambah daftar judul film lawas Hollywood yang berhasil didaur ulang menjadi film yang lebih fresh dan menarik dari segi visual.

Sinopsis Film Judi The Gambler

Film judi The Gambler ini mengisahkan seorang penggila judi, pengambil risiko sekaligus profesor Bahasa Inggris, Bennet. Sebagai penjudi kelas kakap, Bennet kerap berhutang. Masalah muncul ketika ia berurusan dengan gengster yang paling disegani di kota Bennet tinggal. Rupanya Bennet pernah terlilit hutang dengan nyawa sebagai jaminannya. 

Bennet sendiri sebenarnya penjudi yang cerdik. Sebagai pria yang berprofesi sebagai pengambil risiko, Bennet pernah melakukan adu domba antara pengelola kasino dan kreditornya. Untuk menghindari kejaran gangster yang selalu mengintainya, Bennet kabur meninggalkan keluarganya. Rumah tangga Bennet memang sudah tidak harmonis lagi. 

Dalam masa pelariannya, Bennet rupanya telah menjalin asmara dengan salah seorang siswinya, Amy Phillips yang diperankan oleh Larson. Hubungannya makin mesra hingga Bennet khawatir akan keselamatan kekasih barunya ini. Keduanya harus menghadapi risiko besar, terutama dari cengkeraman gangster yang kapan saja bisa menyerang mereka. 

Romansa Bennet-Amy

Berawal dari hubungan barunya dengan Amy, Bennet bahkan sempat berpikir untuk mulai menata kembali kehidupannya dan hidup bahagia bersama Amy. Rupanya niat baik Bennet sulit diwujudkan karena masih ada bayang-bayang masa lalu Bennet yang kelam. Belum lagi ancaman orang-orang yang pernah dibuat rugi oleh ulah Bennet. 

Sebagai produk remake dari film lawas dengan judul yang sama, film judi The Gambler ini tentu kerap dibanding-bandingkan dengan film terdahulunya yang rilis tahun 1974 silam. James Can adalah aktor yang dipercaya untuk memerankan tokoh utama The Gambler versi jadul, Alex Freed. Sedangkan untuk film versi terbarunya, Wyatt mempercayai aktor mark Wahlberg untuk memerankan Jim Bennet. 

Dari segi alur cerita atau plot, secara keseluruhan plot dalam film judi The Gambler ini tidak ada yang istimewa. Bahkan bisa dibilang inti cerita yang sama sering diangkat di film-film lain. Wyatt rupanya mengangkat ide cerita yang mainstream ini dengan sengaja. Tujuannya hanya satu, yaitu agar film ini mendapat perhatian dari para juri Oscar nantinya. 

Nah, cara lainnya yang dilakukan oleh Wyatt untuk mendapatkan lirikan dari juri Oscar adalah dengan ‘mengubah’ Wahlberg menjadi pribadi yang berbeda dalam film. Aktor ganteng ini rela melakukan makeover pada tubuhnya agar terlihat susut secara signifikan (susut seberat 30 kg). 

Tokoh Bennet memang digambarkan sebagai profesor muda yang kurus tetapi gesit. Penggambaran tokoh Bennet ini rupanya tak berhasil menarik perhatian juri. Bahkan dari para kritikus film, mereka berpendapat bahwa film judi The Gambler ini hanya ‘main aman’ saja, tidak semenakjubkan seperti versi jadulnya. 

Karya Wyatt dan pengorbanan body-makeover Wahlberg rupanya masih kurang impresif di mata kritikus film dan juri Oscar. Meski begitu, publik menyambut baik perilisan film yang menampilkan sisi lain dari kehidupan kota dengan casino-casinonya. 

Tentang Film

Film judi The Gambler sendiri adalah film bergenre drama-action yang rilis pada tanggal 10 November 2014. Selain disutradarai oleh Rupert Wyatt, film ini juga disponsori oleh tiga produser besar, yaitu Mark Wahlberg, Irwin Winkler, dan Robert Chartoff. 

Film The Gambler ini tak mungkin sukses tanpa dukungan dari para pemeran. Wyatt menggandeng beberapa aktor dan aktris kenamaan yang turut menjadikan film ini apik dan layak dinikmati. Aktor dan aktris yang turut memeriahkan film ini antara lain Mark Wahlberg, Michael K. Williams, John Goodman, Jessica Lange, Brie Larson, George Kennedy. Adapun dukungan sinematografi yang berkualitas berkat tangan ajaib Greig Fraser. Musik dalam film adalah karya-karya Theo Green dan Jon Brion. 

Bagaimana, sepertinya film judi The Gambler ini menarik untuk ditonton bersama orang-orang tercinta, bukan? Apalagi di masa pandemi seperti ini di mana kita semua disarankan untuk tinggal di rumah demi menekan risiko penularan Covid19. 

Nah, bagi sobat pecinta film yang tertarik untuk menonton film remake ini, tak perlu menunggu lama untuk menontonnya. Segera tonton di situs-situs film yang bisa diakses secara online. Selamat menonton dan selamat berkumpul dengan keluarga. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

True Story! Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story
5 (1)

film tentang perjudian
sumber: filmaffinity.com

Hai kalian para pecinta film, kali ini team penulis akan membahas salah satu film perjudian terbaik yang pastinya akan menghibur kalian para movie lovers. Film tentang perjudian dengan judul High Roller – The Stu Ungar Story yang mengangkat genre film drama-komedi. Film ini rilis tahun 2003 lalu dan mengisahkan pengalaman hidup seorang figur pemain poker profesional yang bernama Stu Ungar.

Film besutan sutradara A.W Vidmer ini berdurasi sekitar 120 menit dan dimeriahkan oleh beberapa aktor kenamaan seperti Al Bernstein, Andrew NS Glazer, dan masih banyak aktor lainnya. Adapun tokoh Stu diperankan oleh Michael Imperioli. 

Plot Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story

Film tentang perjudian High Roller: Stu Ungar Story ini pada intinya menceritakan tentang perjalanan karir Stu, mulai dari pertama kali ia mengenal poker hingga menjadi seorang pemain profesional yang pernah menangkan 3 kali turnamen WSOP

Sang sutradara melalui film ini benar-benar menggambarkan secara detail profil seorang figur Stu Ungar muda, Stu sebagai pemain poker terbaik di masanya, hingga Stu kehilangan segala-galanya. Dari sebuah karya berupa film, Vidmer ingin menunjukan pada para viewers bahwa adalah hal yang wajar bahwa kehidupan para penjudi umumnya mengalami masa-masa terbaik dan masa-masa terburuk seperti yang pernah dialami oleh Stu. 

Stu Ungar, tokoh utama dalam Film tentang perjudian ini, adalah seorang pemain poker profesional yang mengawali karirnya dengan bermain poker. Berkat kemenangan yang diraihnya secara terus menerus, ia lalu naik kelas yang semula adalah pemain poker biasa menjadi seorang pemain poker profesional. 

Profil Singkat Tokoh Utama Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story

Seperti dalam Film tentang perjudian, Saat Stu dikenal sebagai salah satu pemain poker legendaris, ada banyak sekali penggemar poker yang mengidolakan Stu. Ia sendiri adalah pribadi yang jenius. Lahir dengan anugerah kecerdasan dan memori fotografis yang sangat baik, Stu besar di lingkungan perjudian. 

Masih sesuai dengan alur cerita Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story, dengan latar belakang lingkungan seperti ini, Stu rupanya terpengaruh untuk menyukai permainan judi, khususnya poker. Di usianya yang masih 10 tahun, Stu berhasil memenangkan turnamen Gin Rummy. Kemudian saat Stu beranjak dewasa, ia juga diklaim sebagai pemain terbaik di dunia untuk turnamen yang sama. Stu muda kemudian beralih ke permainan kesukaannya, yaitu poker. Dan tidak membutuhkan waktu lama, Stu menjadi pemain poker terbaik di dunia. 

Dilansir dari Hendon Mob, Stu Ungar telah mengikuti 35 turnamen poker secara live dan telah menang 16 kali dari turnamen-turnamen tersebut. Tentu saja kemenangan-kemenangan ini adalah rekor baru yang belum pernah diraih oleh pemain poker profesional lainnya. 

Dari banyaknya kemenangan yang telah dicapai oleh Stu ini, tiga diantaranya adalah kemenangan turnamen poker sedunia, WSOP untuk kategori main event titles. Jika dihitung secara total, Stu pernah mengoleksi 5 gelang WSOP. Bagaimana dengan total uang yang diperoleh dari kemenangannya. Kisah kesuksesan Stu ini kemudian menjadi inspirasi dan dibuat versi filmnya, yaitu Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story.

Dilansir dari Upswing Poker, Stu telah menerima keuntungan lebih dari 3.6 juta USD dari berbagai turnamen poker termasuk 10 dari 30 turnamen yang pernah ia ikuti. Dan jika dikalkulasi secara total dari turnamen di luar poker seperti blackjack, gin, dan permainan-permainan yang dimainkan dengan taruhan uang tunai, kekayaan Stu bisa mencapai lebih dari 30 juta USD.

Masa Kecil Stu Ungar

Stu Ungar lahir pada tanggal 8 September 1952 di Kota Manhattan, New York, AS. Ia adalah seorang keturunan yahudi. Ayahnya adalah seorang pemilik bar. Masa kecil Stu yang sering dihabiskan di bar inilah yang membuat Stu kecil familiar dengan ‘kehidupan’ bar termasuk permainan judi. 

Sejak kecil, Stu menggemari permainan gin dan dia berhasil menjadi satu-satunya pemenang gin cilik (karena waktu itu Stu masih berusia 10 tahun) di Kota Manhattan. Pasca kematian kedua orang tuanya, Stu memutuskan untuk fokus di dunia judi. Ia kerap bermain di kasino-kasino di New York. Bahkan ia juga dekat dengan Victor Romano yang nantinya menjadi pelindung sekaligus mentor Stu. 

Ketertarikan Stu dari Gin ke Poker

Dalam film Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story, Stu tak melanjutkan sekolah SMA-nya. Untuk mengisi waktunya, Stu bermain gin demi menghidupi ibu dan saudara perempuannya. Karirnya begitu sukses. Stu kerap kali menang dan memperoleh hadiah uang tunai yang tak sedikit. 

Hebatnya lagi, di tahun 1967, Stu dinobatkan sebagai salah satu pemain gin terbaik di Kota New York. Ia lalu mencari peruntungan di Miami, Florida. Setahun kemudian, ia juga memutuskan pindah ke Las Vegas. 

Stu sempat kembali ke New York untuk menikah. Tak lama menikah, Stu dikarunia seorang puteri bernama Stefanie. Stu juga mengadopsi seorang putera bernama Richard. Namun sayang, Richard bunuh diri pada tahun 1989. Selama di New York, banyak kasino yang menolak karena mereka enggan rugi jika Stu ikut bermain di kasino mereka. 

Seperti dalam Film tentang Perjudian High Roller: Stu Ungar Story, Stu kemudian berpindah karir menjadi pemain poker profesional di tahun 1980an. Hanya dua kali main saja, ia berhasil menjadi pemenang. Prestasi terbesarnya adalah ketika ia berhasil mengalahkan pemain poker terbaik saat itu, yaitu Doyle Brunson di ajang WSOP sekaligus mencetak skor sebagai pemenang WSOP termuda (26 tahun) pada saat itu. Ia menerima hadiah kehormatan sebesar 365.000 USD.

Keterpurukan Stu

Sebenarnya Stu sudah lama mengkonsumsi kokain, hanya saja kecanduanya semakin besar pasca ia menjadi pemain poker populer. Perceraian dengan istrinya juga diduga menjadi salah satu penyebab Stu semakin terjerumus ke dalam dunia obat-obatan terlarang. Stu dikabarkan tewas di usia 45 tahun. Jenazah Stu ditemukan pada tanggal 20 November 1998 di kamar nomor 6 di Motel Oasis, Las Vegas. Gagal jantung diklaim sebagai penyebab kematian pemain poker legendaris yang kisah hidupnya telah menjadi inspirasi dalam film tentang perjudian High Roller: Stu Ungar. 

Baca juga: 11 Film Barat Judi: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

11 Film Judi Barat Terbaik: Hiburan Pas di Tengah Masa Pandemi
4.8 (4)

Siapa yang tak suka dengan film. Film seringnya menjadi salah satu jenis hiburan yang bisa ubah mood. Hari-hari yang tadinya membosankan jadi lebih seru. Apalagi jika kita menonton film kesukaan. Bagaimana dengan Film Judi Barat? Jika Anda suka, maka teruslah membaca.

Berbicara soal film di masa pandemi seperti sekarang ini, kami mengetengahkan 11 rekomendasi film. Tentunya bakalan seru untuk ditonton. Rekomendasi itu adalah tentang film judi barat terbaik.

Ini 11 Film Judi Barat Terbaik itu!

Film tentang judi memang identik dengan film-film Mandarin yang umumnya menceritakan tentang perjalanan karir seorang dewa judi. Mungkin sederetan film tersebut begitu populer di negara kita karena memang film-film tersebut sering ditayangkan di stasiun TV kita sekitar tahun 90an. 

Tapi, tahukah kalian, selain film-film Mandarin tersebut, rupanya ada juga film judi barat yang mengulas gemerlapnya kehidupan bisnis casino. Mulai dari konflik antar tokoh, hingga trik-trik berjudi. Semua dipamerkan secara apik oleh tokoh film. 

Film-film judi barat terbaik ini, tentu juga menampilkan aksi laga yang seru. Pastinya, siap membuat penontonnya gregetan. Plus ada juga bumbu-bumbu romance-nya.

Daripada main judi online di situs betting, mending simak 11 film barat tentang judi yang wajib kalian tonton. Khususnya, untuk mengisi hari-hari di tengah masa pandemi sekarang ini. 

Film Judi 21 

situs slot online

Mungkin film barat judi yang satu ini terinspirasi oleh sekelompok mahasiswa sekitar tahun 80an-90an yang menamai kelompok mereka dengan sebutan MIT Blackjack. Saat itu ada 4 mahasiswa yang menjadi pelopor terbentuknya MIT Blackjack ini. Masing-masing memiliki keahlian di bidang Matematika. Keahlian mereka ini lalu mereka manfaatkan untuk memenangkan judi blackjack. 

Dengan hitungan rumus Matematika yang tepat, mereka seringkali memenangkan judi. Tak lama, pamor mereka naik dan mereka juga melakukan perekrutan anggota untuk dimainkan di beberapa kasino yang ada di Amerika dan Eropa. Nah, dari kisah nyata inspiratif ini, film dengan judul 21 ini dibuat.

Mirip dengan cerita aslinya, tokoh-tokoh dalam film barat judi ini juga sekelompok mahasiswa yang berkuliah di jurusan Matematika. Mahasiswa-mahasiswa ini menggunakan ilmu Matematikanya sebagai trik untuk memenangkan permainan Blackjack. 

Mereka mencoba mencari peruntungan di meja-meja Blackjack yang ada di Las Vegas. Selama berada di kota pusat judi ini, tak hanya kesenangan saja yang mereka dapatkan, melainkan ujian berupa kenyataan pahit. Kenyataan ini membuat personal kelompok mahasiswa ini sedih, marah, dan kecewa. Penasaran kan seperti apa alur ceritanya secara lengkap? Nonton dulu filmnya. 

Baca juga, kisah pejuang mahasiswa Blackjack dalam film judi: Film 21

Film Judi Casino Royale 

situs judi online

Film judi barat yang rilis tahun 2008 ini, sangat terkenal. Telah berhasil menyedot jutaan viewers dari seluruh dunia. Tak kaget sih. Karena memang film ini menggandeng aktor kenamaan. Yang sudah berkali-kali memerankan seorang tokoh agen rahasia yang bernama agen 007. 

Agen 007 yang diperankan oleh James Bond ini diberi tugas untuk menangani sebuah kasus terorisme yang melibatkan seorang bankir sekaligus teroris yang bernama Le Chiffre. Bankir ini tak lain adalah penyandang dana berbagai aksi terorisme yang pernah terjadi di beberapa negara. 

Salah satu cara untuk mendapatkan dana yang banyak dan dalam waktu yang singkat, Le Chiffre join sebagai pemain di salah satu casino mewah yang dinamakan Casino Royale. Nah, agen 007 ini diperintahkan untuk menjadi pesaing utama sang bankir ini di meja judi. Ia harus bisa mengalahkan Le Chiffre melalui permainan poker. 

Tak hanya itu, agen 007 juga ditugasi untuk menuntaskan misi lain, yaitu merusak sistem organisasi terorisme yang dipimpin oleh Le Chiffre ini. Bagi kalian yang sudah pernah menontonnya pasti akan berkomentar bahwa film barat judi ini sangat seru karena menampilkan banyak adegan laga yang benar-benar buat suasana menonton jadi tegang. 

Karena ada salah satu setting tempat yang berupa sebuah kasino mewah, ada juga adegan yang mempertontonkan beberapa tokoh, termasuk tokoh antagonis dan protagonis film yang memamerkan skill berjudi yang apik dan tricky. Intinya, film barat judi ini seru untuk ditonton beramai-ramai bersama keluarga atau teman-teman tercinta.

Baca juga artikel lainya: Penggemar James Bond? Wajib Tonton Film Judi Casino Royale

Killing Them Softly 

game slot online

Nah, film action yang diperankan oleh Brad Pitt ini dirilis tahun 2012 lalu. Film barat judi ini, rupanya sebuah adaptasi sebuah novel yang terbit tahun 1970an. Berjudul Cogan’s Trade. Inti dari film ini sebenarnya cukup simpel, yaitu sebuah aksi perampokan terhadap sebuah kasino atau tempat judi. Dimana ternyata dikuasai oleh Mob besar. 

Rupanya pimpinan Mob tak terima atas perlakuan para perampok yang sudah mempora-porandakan salah satu ladang uangnya. Tanpa pikir panjang, pimpinan Mob langsung menyewa seorang pembunuh bayaran untuk menghabisi satu per satu perampok tersebut. 

Jackie Cogan adalah tokoh pembunuh bayaran yang ada di film barat judi. Tokoh ini memiliki peranan kunci yang mampu membuat siapapun yang menonton film ini gemas karena mereka disuguhkan dengan aksi kejar-kejaran dan berbagai adegan brutal. 

Nah, bagi kalian yang doyan banget nonton film action lengkap dengan aksi berantemnya yang bikin mata kalian tak mau berkedip, team penulis merekomendasikan film ini.

Aksi Brad Pitt benar-benar memukau di sini.  Baca film: Killing Them Softly

The Cooler

situs judi online terpercaya

Mari kita mundur sejenak di tahun 2003. Ini dimana pada tahun tersebut ada sebuah film barat tentang judi yang menurut kami menarik sekali untuk diulas.

Judul film ini adalah The Cooler. Berbeda dengan film-film judi Mandarin yang biasanya menyuguhkan adegan pamer trik berjudi, kecurangan saat berjudi, atau kejayaan seorang dewa judi.

The Cooler ini lebih menonjolkan kisah perjalanan hidup seorang penjudi amatir. Dimana memiliki bakat judi yang unik. 

Bernie, lengkap dengan keunikannya, kemudian direkrut oleh seorang pemilik kasino untuk ‘memeriahkan’ bisnis perjudiannya. Tugas Bernie di sini adalah untuk memutuskan nasib para pemain di kasino ini. 

Kurang seru rasanya jika film judi barat yang tidak menampilkan bumbu-bumbu romance di dalamnya. Sang sutradara The Cooler rupanya tak lupa dengan bumbu yang satu itu.

Jika kalian pernah menonton film ini, kalian pasti hafal dengan adegan di mana Bernie jatuh cinta dengan seorang pelayan cocktail di kasino. Jika belum, cobalah untuk menontonnya. Pasti seru..  

Molly’s Game

agen sbobet
Jessica Chastain stars in MOLLY’S GAME.

Molly’s Game yang rilis 3 tahun lalu ini, juga menjadi salah satu film barat judi terfavorit kami. Maksudnya, team penulis D-Movie. Bagaimana tidak menjadi favorit; pasalnya, film ini menampilkan figur wanita, sebagai tokoh utamanya. Ini benar-benar asik.

Dari film ini, setidaknya para penonton akan memiliki insight baru. Bahwa, wanita bukanlah individu yang underrated. Dimana kerap diremehkan oleh lawan jenisnya.

Melalui tokoh utama, Molly, sang sutradara seolah ingin membuktikan bahwa, wanita berhak memiliki power, ambisi, dan mimpi yang sama. Ingin menjadi apapun wanita, hal itu adalah sesuatu yang sah-sah saja. 

Molly, seperti yang dikisahkan dalam film ini, dulunya adalah seorang atlet ski. Hidupnya seketika hancur karena Molly tak bisa mewujudkan cita-citanya sebagai atlet ski profesional, seperti yang diinginkan oleh sang ayah.

Di tengah rasa kalut dan kecewa, Molly kemudian memutuskan untuk pindah ke Los Angeles dan memulai hidup baru. Di sana, ia kembali menata hidupnya hingga ia kemudian tertarik dengan dunia judi.

Dengan latihan yang keras plus modal ambisi yang kuat, Molly berhasil menjadi salah satu pemain yang disegani. Ia bahkan merangkap menjadi seorang bandar judi di sebuah kasino di LA. 

Baca film bandar judi: Molly’s Game

Runner Runner

situs judi bola

Bisa dibilang film barat judi ini cukup berbeda dan pastinya unik karena film ini menceritakan sebuah pertemuan antar user website judi online dan pemilik website.

Adalah Richie yang tak lain adalah mahasiswa dengan kemampuan finansial yang buruk.

Richie berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kuliahnya dengan bermain judi online di salah satu website judi online pilihannya. Pernah suatu waktu, Richie merasa tertipu oleh website tersebut. Ia lalu berniat menemui si pengelola website. Rupanya pertemuan ini membuka sisi lain dari dunia perjudian yang belum pernah dirasakan oleh Richie. Nah, dari sini petualangan Richie dimulai.

Mississippi Grind

judi online

Menurut kami, team penulis, film barat tentang judi ini, tak hanya melulu membahas seputar judi. Ada makna yang mendalam dari film ini. Film yang rilis tahun 2015 ini menceritakan perjalanan karir dua pemain poker yang diawali dengan sebuah pertemuan yang epik.

Gerry, salah satu tokoh utama dalam film, adalah pemain poker yang sangat berbakat. Sayangnya, Dewi Fortuna tak pernah mendekatinya. Ia sering menelan kekalahan saat bermain poker, namun tak membuatnya tak cepat kecewa.

Gerry lalu bertemu dengan Curtis yang nantinya akan menjadi sahabatnya. Curtis adalah pemain poker yang terkenal dengan keterampilannya. Gerry pun dibuat terkesan oleh aksinya. Gerry dengan senang mengajak Curtis untuk bermain poker di ajang kejuaraan poker tingkat nasional di New Orleans. 

Deal

agen togel online

Ada juga film barat judi lainnya yang menonjolkan permainan poker dalam alur ceritanya. Film dengan judul deal ini menceritakan persaingan sengit antar peserta ajang turnamen poker yang ditayangkan di stasiun TV. 

Dalam film ini, ada adegan seorang pokerman yang memberi pelajaran kepada para pemain poker junior. Ada salah satu pemain poker junior bernama Alex yang rupanya berhasil lolos ke babak final. Alex sendiri adalah seorang mahasiswa jurusan hukum yang mulanya sama sekali tidak memiliki skill dan bakat bermain poker. 

Saat berlaga di babak final, Alex harus berhadapan dengan pokerman profesional. Tony yang dulunya adalah pokerman handal melihat ada sisi yang unik dari Alex. Ia pun merekrut Alex sebagai anak didiknya. Tony percaya bahwa suatu saat nanti Alex akan menjadi the next pokerman

The Gambler

pkv games

Sesuai dengan judul filmnya, The Gambler mengisahkan seorang tokoh bernama Jim Bennet yang tak lain adalah seorang profesor. Tak disangka, sang profesor ini memiliki sisi kehidupan lain yang bertolak belakang dengan kehidupan yang biasa diperlihatkan di depan publik. 

Bennet adalah seorang pecandu judi. Sehari-harinya, selain ia mengajar, ia kerap menghabiskan malam-malamnya untuk bermain judi. Ia juga sering berhutang ke rekan-rekan sesama pemain judi untuk dijadikan modal berjudi. 

Hidup Profesor Bennet kian hari kian terpuruk akibat hutang yang melilitnya. Karena tidak ada jalan lain, profesor nekat melarikan diri alias kabur dari kota tempat ia tinggal. Selama pelariannya ini, rupanya Professor Bennet telah melibatkan beberapa orang untuk membantunya mencari uang guna membayar hutang-hutangnya. 

Wah, sebenarnya dari film barat judi ini kita semua bisa mengambil banyak pelajaran kehidupan. Misal, dari film ini kita menjadi tahu akan salah satu dampak dari berjudi. Sebut saja dampak yang paling nyata adalah hutang. 

Hutang ini hanya salah satu dampak buruk judi. Sebenarnya masih banyak dampak buruk lainnya dari kegiatan berjudi. Ingat ya guys, sebaiknya jauh judi. Tapi kalau nonton film barat judi sih tidak dilarang ya guys. 

Baca film judi terbaik; The Gambler

Ocean’s Eleven: The Series

togel online

Lagi-lagi Brad Pitt. Aktor yang satu ini memang laris manis di jagat perfilman barat. Apapun peran yang dimainkannya, selalu dibabat habis oleh Pitt. Seperti dalam serial Ocean’s Eleven yang satu ini. Inti dari serial yang rilis pertama kali di tahun 2001 adalah sebuah aksi perampokan yang diotaki oleh Danny Ocean.

Untuk melancarkan aksinya, Danny merekrut 11 orang lainnya. Danny dan kawan-kawan barunya ini menyasar 3 buah kasino, bukan bank atau toko perhiasan besar, sebagai targetnya. Rupanya aksi perampokan ini akan dibuat sebagai aksi perampokan terbesar di sepanjang sejarah. Danny sengaja mensetting perampokan ini agar dirinya terkenal dan disegani oleh para pelaku kriminal lainnya. 

Tiga kasino yang menjadi incaran Danny dan kawan-kawannya ini adalah kasino-kasino yang sangat terkenal dan mampu menghasilkan omset jutaan dolar Amerika. Apakah Danny dan kawan-kawan berhasil ‘membuat’ rekor baru? Daripada penasaran, mending tonton saja film barat judi yang satu ini. 

Baca juga, film judi tema Bandit era 60an: Ocean’s Eleven

High Roller: The Stu Ungar Story

joker123

Nah, film barat judi ini diangkat dari kisah nyata dari seorang pemain poker legendaris, Stu Ungar. Beliau adalah seorang pemain poker profesional yang pernah menjuarai ajang poker dunia WSOP sebanyak 3 kali. Prestasinya ini sungguh membuat banyak pecinta poker hormat kepadanya.

Di balik popularitas dan citranya yang sangat positif, rupanya Stu Ungar memiliki sisi kehidupan yang sangat bertolak belakang. Ia adalah pribadi yang kecanduan obat-obatan terlarang. Ada juga sisi kehidupan kelam Stu lainnya yang dituangkan dengan dramatis melalui film ini. 

Nah, dari 11 judul film judi di atas, ada beberapa diantaranya terinspirasi dari kisah nyata tokoh-tokoh penting dalam dunia perjudian. Sebut saja High Roller: The Stu Ungar Story, 21, Casino, dan Molly’s Game.

Baca film tentang perjudian true story: Stu Ungar Story 

Nilai Moral dalam Film Barat Judi

link alternatif bigwin333

Ada banyak nilai moral yang bisa kita ambil dari film-film seru di atas. Meski lebih banyak cerita tentang kehidupan perjudian, setidaknya ada sisi lain yang kita dapat dari sederet film barat judi ini. Melalui penokohan dan alur cerita, setidaknya kita memiliki gambaran mengenai dunia perjudian yang rupanya tak semulus seperti apa yang kita lihat. 

Sebaliknya, ada sisi lain yang dengan jelas menampilkan dampak negatif dari berjudi. Nilai baik lainnya yaitu kita boleh terinspirasi oleh sikap dan sifat positif pada tokoh-tokoh dalam film. Misal, sifat gigihnya, ambisiusnya, dll. Kita bisa mengaplikasikan sikap dan sifat baik ini untuk hal-hal lain seperti sekolah, kuliah, bekerja, berkehidupan di tengah lingkungan sosial, dll. 

Ingat, jangan terinspirasi kegiatan berjudinya ya. Mengapa? Kita semua tahu bahwa praktik perjudian di negara kita hukumnya dilarang dan ilegal. Seseorang yang terbukti bermain judi akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan pasal 303. 

Sumber:
CATHOLIC SUMMER READING: Togel Online dan Bahayanya
HERCULES: Kisah Kelam Tentang Judi
DEERCREEK Foundation: Apa Saja Dampak Judi
ESTILOGAROTA: Cara Mengatasi Kecanduan Judi
DUNC-TANK.ORG: Gaya Hidup Positif
LINUX-XAPPLE.ORG: Mengobati Kecanduan Judi Online
LODYS.NET: Dampak Bermain Judi Togel
6CARA.COM: Cara Terbaik Berhenti Judi Online
MADEFAST.ORG: Dampak Buruk Judi Online
HYMOTION: Compulsive Gambling Symptoms, Causes, and Effects
THEFREEWAREJUNKIE: Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk Berjudi

Click to rate this post!
[Total: 4 Average: 4.8]